LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Rabu, 22 Mei 2013

Kisah Klasik Akhir Minggu



            Ini sebuah kisah tentang kami.Kami,dua insan yang pernah merasakan perpisahan tanpa suatu ikatan dan dipersatukan lagi, seperti sebelumnya,tapi entah itu dipersatukan dalam cinta atau bukan.Kami adalah dua orang yang dulunya hanya saling mengenal sebatas nama dan matanya saja.Tapi kini kami mengenal semuanya,kehidupan klasik kami.Kisah ini dimulai tanpa tahu dimana muara itu akan berakhir.Sebuah ke klasikan kisah yang mungkin kebetulan atau merupakan sebuah rencana Tuhan yang indah.semoga saja.
            Sabtu,20 April…
            Ini adalah malam minggu,tapi bagiku ini hanya sabtu malam.Senja mulai hilang dan kegelapan mulai datang.Sebenarnya hidupku tidak begitu gelap di malam minggu.Kadang aku juga menghabiskan malam minggu ku untuk suatu hal.Mengunjungi sebuah tempat nongkrong bersama sahabatku,mungkin itu juga yang pernah ku lakukan di malam minggu.Tapi kebanyakan aku di hipnotis suasana sabtu malam,tapi tak kelam.Teman ku malam itu hanya televisi.Menonton acara TV yang drama,kasus,acara yang mengedepankan nilai hiburan dan juga acara sepak bola,yang mungkin namanya liga Inggris.Ku lihat disisi kiri atas layar TV terdapat tulisan klub sepakbola Inggris favoritmu.Di kehidupanku memang yang terobsesi dengan klub itu banyak,tapi jaringan sinyal ini menuju ke arahmu.Melihat hp ,tangan ini rasanya ingin mengungkapkan tentang semua ini.Akhirnya,sadar tidak sadar,mengerti atau tidak,tau diri atau tidak, sebuah pesan singkat terkirim kepadamu.Responnya lumayan,setidaknya dia tidak bersikap kasar atau mengatakan hal yang tidak terduga.Pesan singkat itu bagaikan air sungai yang mengalir menuju samudra.Berlanjut sampai akhirnya lepas dan terdiam.Bagaikan juga,lagu naik delman.Dari desa ke kota naik delman dan sampailah di kota.Di akhir pesan,aku meminta maaf atas luka yang ada.Entah itu raut wajahnya memberi ketulusan maaf atau tidak,aku tak tahu.Dan kisah ini telah berakhir di awal minggu yang baru.
            Selasa,30 April…
Kisah klasik yang berikutnya juga datang di akhir minggu.Mungkin kisah ini bisa dikatakan sebuah tertalogi dalam karangan novel.Bersambung dengan cerita baru.Sore itu,aku terbangun dari tidur siang menyenangkan tanpa mimpi.Tidak biasanya hp tribalku itu terdapat sebuah pesan.Awalnya, ku kira dari orang lain yang mungkin membutuhkanku,ternyata sebuah pesan singkat tak bermakna bagi orang lain,tapi mengesankan bagiku.Hanya sebuah pulpen mati suri yang ia dapat dari seorang temanku,ia sampaikan pesan aneh itu.Aku langsung kaget.Bagaimana bisa benda mati itu berada di tangan lain?Jujur saja,aku tidak tahu itu pulpen yang mana?dan seperti apa ?karena saking banyaknya pulpen  yang menghilang tanpa jejak.Air sungai sudah terisi lagi air hujan dan siap bermuara di samudra,begitulah mungkin makna pesan singkat akhir minggu yang kedua ini.Jika sebelumnya,pesan itu kudiamkan,kali ini pesan itu dibalas diam olehnya.
            Jumat,10 Mei…
            Kisah klasik yang berikut ini,aku masih belum tahu apakah ada yang berikutnya ataupun tidak,aku juga tidak akan tahu apakah samudra tidak akan dialiri air sungai lagi?Entahlah,aku biarkan semuanya mengalir apa adanya.Jumat itu,seperti daun jatuh dari pohon,tidak ada alasan untuk tidak terjatuh dalam hubungan tanpa muara di akhir minggu ini.Pesan itu seperti biasa,berisi ketidak seriusan diri,ketidak sadaran ucapan masing-masing,konyol dan entahlah,apa artinya jika dijadikan sebuah rumus.Kali ini bukan seperti sungai yang bermuara di samudra dan diam.Kini seperti balon yang dilepas bebas dan luas,tapi tetap saja berhenti di sesuatu.Kisah ini berakhir lebih lama dari pada sebelumnya.Mungkin saja karena yang diibaratkan balon yang dilepas,terbang tanpa tujuan dan sampai pada titik tujuan tanpa rencana.
            Sabtu,18 Mei..
            Ini mungkin kisah klasik akhir minggu yang akan bersambung atau akan tamat sampai di tanggal ini.Sebenarnya,pesan ini terkirim karena ada hal yang penting.Singkat saja,jam tangan kami saling tertukar.Singkat lagi,malam sebelumnya aku keluar dengannya tanpa rencana,tanpa ku tahu aku akan bersamanya mengitari kota ini tak jelas,berbicara di tengah dinginnya gerimis malam dan karena semua itu,jam tangan hitam itu tertinggal di pergelangan kiri tangannya.Lalu bagaimana bisa jam tangannya berada di tanganku?Lebih singkat,aku bertemu sahabatnya dan dia menitipkan jam tangan silvermu ke aku,dia langsung pergi karena memburu lampu hijau.Jam tangan itu akhirnya kuterima.Saat itu aku tidak tahu aku ikhlas menerimanya atau hanya kasian karena sahabatnya itu memburu sebuah kebebasan saat di jalan.Aku memberi kabar padamu tentang kejadian di konyol di jalan itu.Kini bukan air sungai,bukan juga balon udara,tapi seperti pasta yang dibuat tidak sempurna,putus ditengah.Obrolan Sabtu-Minggu,mungkin sangat cocok untuk dijadikan sebuah progam talkshow di TV setiap sabtu-minggu untuk kisah ketiga ini.Kisah yang paling sebentar tapi bermakna kias dalam bagiku,entah baginya.
            Kisah ini berakhir di tanggal terakhir.Entah apa yang akan terjadi di akhir-akhir minggu berikutnya.Ini bukan sebuah kisah LDR atau penggalauan tentang mantan atau lebih parah lagi pengharapan palsu.Ini lebih tidak menjelaskan sebuah ikatan tapi secara abstrak diikat .Aku berharap kisah ini bisa bermuara di sebuah hal yang menenangkan bagimu atau bagiku sendiri.
-AP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar