LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Rabu, 22 Mei 2013

Semanis Gula,Sepahit Kopi



            .Ini ceritaku,Yesa.Aku Yesa seorang pelajar 17 tahun yang diambang sekolah menengah pertama.Dua minggu lagi hasil pengumuman ujian nasional ku akan keluar.Semoga saja aku bisa lulus dan bersekolah di sekolah impianku.Selesai ujian ,hidupku di sekolah terasa sangat garing.Aku tidak tahu harus berbuat apa selalin di kantin ataupun ngobrol gak penting sama sahabat tercinta ku.Jio.Jio ini gitaris di sekolah ku.Keren sih bagi anak-anak cewek yang lain,tapi bagi ku dia keren saat bermain gitar saja.Kebanyakan cewek-cewek di SMA ku klepek-klepek saat Jio bermain gitar secara akustik.Satu sekolah akan sangat-sangat heboh membicarakan Jio.Dan selama bersahabat dengan Jio,ada untung dan pasti rugi.Keuntungannya,aku bisa bermain dan mengenal dekat orang populer.Suatu kebanggaan.Ruginya,aku pernah hampir di musuhi satu sekolah.Dan yang parahnya lagi,aku jadi bahan kepoan dan juga bulian saat aku berada di toilet.
            Hari ini aku dan Jio sedang di kantin seperti biasanya.Dan pemandangan yang selalu ku hadapi.Banyak cewek-cewek kece,keren cakep.Tapi tepatnya sok kecakepan yang ngelihatin kami.Mereka mungkin cemburu.Karena selama ini hanya aku mungkin yang bisa duduk bersama Jio.Selama ini Jio tidak pernah terlihat suka atau bahkan menyukai gadis lain selain Elen.Elen gadis pianis itu sekarang sudah pindah sekolah di Padang.Semenjak kepergian Elen,Jio merasa bodoh.Kenapa ia tidak menyatakan cinta pertamanya itu?Kebodohan yang tidak pernah bisa di maafkan Jio seumur hidupnya.
            Hari demi hari menuju pengumuman semakin dekat.Hari ini hari senin dan saatnya kami melihat jadwal film di bioskop.Filmnya adalah film yang kami tunggu-tunggu selama ini.Skyfall.Jio penggemar berat James Bond dan aku pengemar penyanyinya.Adele.
            “Sore ini nonton yuk ,Yes.Aku jemput.”ucap lembut Jio.
            “Baiklah.Jangan telat!”jawabku ringan.Dan akhirnya sore pun tiba.Saatnya kami melangkah menuju ke bioskop.Sore ini aku merasa seperti putri karena dibonceng Jio dengan motor barunya.Di jalan kami sempat bertemu cewek-cewek kecakepan yang mengagumi Jio.Dan raut muka mereka berubah saat tahu yang dibonceng adalah aku.Perasaanku sangatlah geli melihat muka mereka.Ingin tertawa ,tapi aku harus professional,menyombongkan diriku.Sampailah kami di bioskop.Hampir semuanya datang dengan pasangan.Banyak juga yang datang dengan gerombolan teman sekelas atau sebuah perkumpulan.
            “Rame banget,Ji?”tanyaku pelan.
            “Yesa,yesa.Namanya juga film kece.”jawabnya lembut.Jio memang selalu lembut kepada wanita,khusus untuk beberapa wanita saja.Ini kali pertamaku dan Jio untuk pergi menonton bersama.Biasanya kita tidak pernah seperti ini.Saat pintu bioskop dibuka,Jio tiba-tiba memegang tanganku seolah dia kekasih yang tak ingin aku hilang darinya.Awalnya aku anggap biasa,tapi lama-lama genggaman itu semakin erat.Apakah cinta monyetku adalah Jio?Aneh,diakan sahabatku?
            Skyfall telah usai,kini Jio mengajakku ke sebuah warung nasi goreng terenak di jalan Sudirman.Tidak biasanya juga aku di traktir pria satu ini.Entah mengapa,aku menanggap suasana ini adalah suasana seperti orang kencan.Jangan,jangan sampai firasat itu benar.Aku sangat mengelak kejadian aku bisa jatuh cinta pada sahabatku sendiri.
            “Yes,udah?Bentar lagi aku ajak ke kedai kopi enak di pinggir sana.”ucap Jio yang mengajakku pergi ke tempat yang ketiga.
            “Kopi?bukan kopi pahit kan?”tanyaku.Aku tidak suka kopi yang pahit,enak dan nikmat itu adalah kopi bergula.
            “Ya,minta gula dong Yes.”jawab Jio.
            “Oke,cus.Berangkat,Ji.”
            Motor Jio melesat menuju kedai kopi.Suasana di kedai kopi itu sangatlah mengesankan,ada alunan merdu dari seorang penyanyi blues panggilan dan bandnya.Suasana ini sangatlah romantis.Gila!Ini Cuma kedai kopi tapi rasanya romantis sekali.Jio memesankan dua kopi dan tentu saja yang satunya adalah kopi dengan manis gula.
            “Kamu kenapa sih minta gula segala?”
            “Yaelah,Jio…aku ini gausah kopi pahit aneh kesukaanmu itu.”
            “Memangnya,kamu gak tahu ngerasa apa?”Jio menarik nafas.”Kamu itu manis ,semanis gula.”
            Aku hanya bisa diam tertengun.Diam seribu bahasa.Jio mengatakan apa barusan,membuatku gugup seperti ini.Apakah Jio?Entahlah.”Kenapa kau bilang seperti itu,Ji?”tanya ku dengan nada setenang mungkin,agar Jio tidak curiga.”
          
  “Aku hanya mau,kamu dan aku bersatu.Aku,semenjak menjadi sahabatmu aku tahu,kamu lah orang yang aku suka dan aku sayang.”kata Jio pelan.Ini tidak realita.Tuhan sadarkan aku!Ini mimpi buruk,aku tidak mau jadian dengan sahabatku sendiri.
            “Maaf,Jio.Aku engga bisa.Kamu tau,kalau kita pacaran itu apa?Gini,Ji.Aku dan dan kamu bersahabat semanis gula.Manis banget,gapernah sekalipun bertengkar karena kamu selalu ngalah.Aku suka.Tapi kalau kita berpacaran,gula itu akan berubah menjadi sebuah kopi pahit kesukaanmu itu.Merusak segalanya dan memahitkan persahabatan kita.”entah itu kata-kata dari mana,filosofi,ajaran dari mana.Mulutku serasa mengeluarkan peluru terampuh.Semoga Jio mengerti.
            “Tapi?Bagaimana?”
            “Kamu baca buku Perahu Kertas gak?Hati itu bisa bertumbuh dengan pilihan lain.Yakinlah,kamu bisa bertumbuh dengan yang lain.”
            “Tapi,Yes?”
            “Ji,maaf.Aku sahabatmu.Dan akan sampai seperti itu.”Aku langsung mencari taksi untuk pulang,ku tinggalkan Jio karena aku tidak mau ia bingung jika aku ada di hadapannya.Aku sempat ingin menagis,karena aku melukai orang yang sudah aku anggap segalanya.Tapi mau bagaimana lagi,aku tidak punya perasaan lebih dari sahabat kepada Jio.    
Semenjak kejadian itu.Kini seperti buku karya Dee,Perahu Kertas.”Hati bisa bertumbuh dengan pilihan lain.”Hati Jio pun kini bertumbuh dengan yang lain.Karis.Gadis yang menggantikan aku di hati Jio.Dan bagaimana aku?Aku kini bersama sepupu jauh Jio.Leon.Dan persahabatan kami kini tetap semanis gula,bukan sepahit kopi yang pernah aku bayangkan.
-AP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar