LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Rabu, 15 Mei 2013

When my sunshine to be my crush?



Hello my sunshine,apa kabarmu hari ini?baik bukan?Mungkin ini adalah pertanyaan konyol dan aneh ku padamu setiap hari.Dengan senyum mu kau selalu menjawab pertanyaan ku tentang kabar mu.Kau selalu menjawab “Aku baik-baik saja,kamu?”Mungkin kedengarannnya sederhana,tapi bagiku semua itu penuh makna.
-o-
            Hari ini adalah hari pertamamu masuk kuliah,setelah libur yang panjang.Tidak terasa aku sudah dewasa dan harus berkutat dengan buku-buku tebal dan dosen-dosen berkacamata tebal,serta beberapa teman yang pastinya berbeda dengan teman masa SMA.Teman masa SMA?Hey,apa kabar  sunshine ku?Dimana dia sekarang?Semenjak lulus SMA aku tidak tau kabarnya sama sekali,dia seakan hilang dari kehidupanku.Terbesit ingin bertanya kepada teman lama ku tentang kabar mu,tapi aku yakin pasti mereka mengira bahwa aku menyukaimu.Memang!tapi semua itu hanyalah rasa yang ku pendam sendiri,entah itu rasa suka atau hanya sekedar mengagumi mu,tapi semua itu hanyalah rasa yang ku pendam sendiri,entah itu rasa suka atau hanya sekedar mengagumi mu,tapi entahlah,yang terpenting ka adalah sunshine dalam hidup ku.
            Hari demi hari,aku lalui di kampus dengan buku-buku tebal yang mungkin membuatku merasa stress dan membutuhkan liburan lagi.Ya,saat liburan aku tidak menghabiskan liburku seperti teman-temanku yang lain,tetapi aku harus berkutat dengan kegiatan kampus.Aku memutuskan Sabtu-Minggu ini ke Bandung untuk menemui sahabatku,Karin.Saat ini ia kuliah di ITB entah apa jurusannya aku juga tidak paham.Hari yang aku tunggu akhirnya datang,dengan naik kereta aku pergi menuju kota Bandung.Aku sudah memberi tau Karin bahwa dia harus menjemputku di Stasiun.
            Setibanya di stasiun,aku langsung disambut oleh senyum dan pelukan Karin.Masih sama,Karin masih tetap manis dan juga murah senyum.Dia teman lamaku tidak berubah sedikitpun,lalu bagaimana denganmu sunshine ku? Apakah kau juga masih akan memberikan senyuman indahmu jika suatu saat nanti kita akan bertemu?Ah,itu hanya pikiran yang ku anggap klise.Ku biarkan semuanya berlalu.Kini aku harus menikmati hari bolos kuliahku di Bandung.Karin langsung mengajak ku ke kampusnya,karena ia harus kuliah dan pulang sekitar pukul empat.Ini masih pukul satu?Lalu aku harus menunggu dimana?Tetap,Karin memiliki ide yang lebih cemerlang daripada ku.Aku dipersilahkan masuk ke kampusnya.Memang sedikit gila,tetapi aku yakin saat aku masuk ke sana,aku akan dianggap sebagai mahasiswa biasa bukan stranger atau spy.
            Sesampainya di ITB,tempat yang pertama kali aku kunjungi adalah kantin.Menurutku di kantin aku merasa nyaman dan mungkin tidak aka nada yang curiga terhadapku karena pasti mereka akan sibuk makan atau ngobrol bersama teman-teman mereka.Aku duduk dan membuka laptopku,pikirku mungkin saja jaringan wi-fi yang nyasar di kantin.Ternyata tidak,terpaksa aku harus mengeluarkan modem internetku untuk menjelajah internet.Seperti biasa aku menjelajah dunia blog,menurut ku dengan menjelajah blog maka akan mempercepat waktu ku untuk menikmati Bandung saat malam minggu.Sudah sekitar 2 jam aku berkutat dengan laptop ,keadaan semakin aman.Tidak ada yang mengurusiku sama sekali atau bahkan melihatk dengna tatapan aneh.Rasanya kering juga tenggorokkan ku ini ,2jam atau bahkan lebih aku belum meminum sesuatu.Aku melihat air mineral yang ku bawa sudah habis dan aku memutuskan untuk membeli minuman.
            Aku membeli jus apel favorit ku.Ibu kantin sempat bertanya apakah aku kuliah disini,dengan terpaksa aku menjawab iya daripada beliau kebingungan dan kepo kemana-mana.Aku kembali ke tempat ku semula.Saat menuju tempat semula ku,aku berjalan tanpa melihat jalan karena aku sibuk meminum jus favorit ku.Tiba-tiba ,tak sadar kalau aku menabrak seseorang dan jus ku menjadi sedikit noda di bajunya yang berwarna abu-abu.Aku langsung buru-buru minta maaf kepada pria itu.Saat aku menatap wajahnya,ternyata wajah itu…Sunshine ku!Dia benar-benar dia.Seketika aku hanyut dalam lamunanku kepadanya.Imajinasi masa lampau ku seakan membawa ku kembali.Tangannya diayunkan ke mata ku seolah-olah ia ingin menyadarkan saat aku melamun.Dengan malu aku langsung meinggalkan lamunan ku dan berkata “Valdo?!Apa kabr?kau masih mengenalku bukan?”Kata-kata itu entah mengapa langsung keluar dari mulutku.”Tentu!Kau kan teman sekelas ku yang aneh dan setiap pagi selalu tanya kabar ku.Oh iya,biar lebih santai ayo kita duduk.”Aku langsung berlari dan mengambil laptopku di meja yang sebelumnya.
            Valdo Abraham Putra,ya dialah yang ku sebut sunshine ku.Tidak ada yang tau kalau aku menyimpan rasa selama ini untuknya.Aku terus memandanginya saat ia meminta tissue ku untuk membersihkan noda jus apel ku.Tidak ada yang berubah dari Valdo,ia masih sama seperti saat dulu.Tetap terlihat konyol dan memancarkan senyum indahnya sehingga aku menyebutknya sunshine.”Ini semua salahmu,tapi tak apalah untung saja,aku sudah kuliah hari ini.” Valdo dengan candaan khasnya menyindiriku.”Ya,maaf aku gak sengaja,aku haus jadi ya…kau pasti tau sendiri.”Aku menjawabnya.Seakan keadaan ini adalah saat –saat SMA dulu.
            “Kau kuliah dimana?”Valdo bertanya padaku.
            “Aku kuliah di Semarang.Hari ini aku bolos untuk menikmati kota Bandung.”
            “Menikmati kota Bandung?Mau tidak ku antar,paling tidak sore sampai sebelum jam 7 ,karena setelah itu aku akan pergi.”
            Apa?Valdo mengajakku pergi?Ini tidak terjadi sebelumnya.Saat SMA dia seakan cuek dan jarang untuk mengajak wanita keluar.Setelah putus dari cinta pertamanya saat SMP dia memang menutup diri dari yang namanya jatuh cinta.Mungkin aku sedikit overpd ,tapi tak apalah ,jalan berdua dengan Valdo adalah impianku selama ini.Aku mengirim sms kepada Karin bahwa aku hari ini bertemu dengan teman lama ku dan dia mengajakku pergi.Aku memang tidak menyebut nama Valdo karena aku yakin jika aku menyebutnya maka Karin akan tau semuanya.
            Aku dan Valdo langsung bergegas menuju parkiran untuk mengambil mobil Valdo.Segera kami masuk dan Valdo menginjak gas mobilnya.Selama perjalanan kami saling nostalgia tentang kenangan masa SMA dan cerita masa sekarang.Valdo mengajakku makan,jalan jalan-jalan dan menjelajahi tempat-tempat unik di Bandung.Tidak terasa ini sudah hampir pukul 7.Semuanya harus berakhir disini.Dalam hati aku ingin lebih lama lagi bersamanya,tapi apa daya dia memiliki urusan lain.Aku diantar di sebuah kost di daerah Lembang.Ya,itu adalah kost  Karin.Aku langsung masuk dan melambaikan tangan seakan tanda perpisahan ku kepada Valdo.Tapi Valdo tidak langsung pulang?Dia seperti menunggu seseorang entah itu siapa.Tidak lama aku melihat Karin yang keluar dari kamar kost dan bergegas keluar.”Eh,Abel!Kamu sudah selesai jalan-jalannya?Oh,iya kamarku nomor 124 ya,istirahatlah disana.Aku akan pergi dulu.Besok pagi aku akan mengajakmu untuk keliling lagi,bye!”Dengan tergesa-gesa Karin keluar.Aku mengikuti Karin sampai luar dan melihat Karin masuk ke mobil Valdo,pikirku mereka masih berteman biasa dan mungkin ada urusan yang sama karena mereka teman satu kampus.Tidak lama seorang anak kost berdiri di sebelahku,tanpa sadar ia berkata”Gila,Karin memang pasangan serasi ya dengan Valdo”Nyeess…kalimat itu seakan membuatku sesak,aku langsung bertanya kepada gadis itu.Ternyata,semenjak masuk kuliah mereka sudah berpacaran.
            Seperti di sayat sesuatu,aku langsung terdiam.Dadaku seakan sesak.Bagaimana bisa ,Valdo sunshine ku yang baru saja membuatku tersenyum sekarang menjadi crush dalam hidupku.Dia seakan menghancurkan duniaku.Ini memang bukan salah Karin atau Valdo,tapi ini adalah salahku.Tapi tetap saja,aku menganggap Valdo sebagai crush dalam hidupku.Mimpiku yang seakan nyata menjadi semu dan gelap.Aku memutuskan menulis sebuah surat kepada Karin,di dalamnya aku berkata bahwa aku harus pulang ke Semarang naik bus karena ada sesuatu yang memaksaku pulang.Dalam hatiku berkata ‘Sesuatu itu adalah hubunganmu dengan sunshine ku yang kini bersama mu,menjadi sunshinemu!”Aku langsung menaruh surat diatas meja dan mencari ojek untuk membawa ku ke terminal.Di dalam bus malam,dadaku terasa sesak,air mataku seakan mendobrak untuk menetes.Aku tidak habis pikir kenapa Valdo bisa jadian dengan Karin.Tapi batinku berkata aku bukan siapa-siapanya Valdo dan selama ini aku hanya memendam rasa kepada Valdo tanpa aku ungkapkan kepada Karin,tapi mengapa harus Karin?
***
            Karin yang pulang setelah berkencan,membaca surat Abel.Sedikit kecewa sih,karena hanya bertemu sahabatnya itu sebentar saja.Karin tetap memakluminya karena ia yakin bahwa Abel memang benar-benar sibuk.Karin langsung mematikan lampu kamarnya dan tidur karena mengantuk.
**
            Tibalah aku di Semarang.Dimana semuanya bisa membuatku melupakan sunshine ku yang kini ku anggap sebagai crush dalam hidupku.Saat ku kembali ke dunia sibukku, aku yakin akan melupakan imajinasi ku tentang sunshine ku itu.Tiba-tiba telepon ku berdering.Karin menelepon ku.”Hay,bagaimana kau ini pulang sebelum kita bersama,kapan-kapan kalau kau tidak sibuk kembalilah,kita habiskan waktu.”Dengan suara sumringah Karin meneleponku.”Iya,maaf kan aku ya,ada urusan mendadak soalnya!”Aku menjawab telepon itu seakan-akan aku dalam keadaan baik-baik saja.”Aku juga belum sempat bercerita tentang Valdo yang jadi kekasihku saat ini.”Dada ini seakan sesak lagi.Sekana membuatku teringat kembali pada Valdo.”Sudahlah,aku sudah tau!Aku bertemu dengan Valdo sebelumnya.Bahagialah kalian disanna!Bye!Aku mau kuliah,I miss you.”Aku langsung menutup telepon ku tanpa disadari air mataku terjatuh saat itu.
            Hello sunshine ,kini aku menemukan penggantimu.Aku yakin kamu disana akan menjadi sunshine bagi sahabatku sendiri.Kini aku menyebut penggantimu sebagai starlight ku ,bukan sunshine.Aku takut apa yang ku anggap sunshine akan menjadi crush lagi.Dan aku yakin apa yang ku sebut starlight ku saat ini akan benar-benar menjadi starlight ku selamanya.
-AP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar