LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Jumat, 14 Juni 2013

Apa Kabar Cinta Pertama?


            Cinta itu hadir pertama kali karena kamu dan apa kabar kamu yang disana?Masihkah mengingat aku yang menjadikanmu cinta pertama?Dimana kamu sekarang?Untuk hal ini aku merasa dunia begitu luas,seluas aku tidak bisa menemukan kamu lagi.Aku memang tidak mengharapkanmu kembali dengan membentuk cerita indah yang ku harapkan dulu.Aku hanya ingin melihatmu lagi.Apakah mata indahmu masih sama?Apakah senyuman manismu masih semanis dulu?
            Aku kembali disini.Di tempat dimana aku pertama kali jatuh cinta kepada seorang pria,tempat dimana cintaku jatuh pada pandangan pertamaku denganmu.Tempat ini masih sama seperti yang dahulu.Masih menghasilkan atmsofer kebahagiaan saat aku bertemu kamu.Keadaan memang masih terasa sama,tapi hati ini sudah berbanding terbalik.Kali ini hatiku sudah tidak lagi disinkronisasi lagi dengan cinta petama itu.Mungkin aku sudah bahagia dengan cinta-cinta yang berikutnya?Tapi itu salah,aku sudah bahagia dengan jalanku melupakanmu.
            Aku sadar,aku ditakdirkan untuk tidak bersama lagi dengan semua perasaanku dengan cinta pertamaku.Aku pernah meyakinkan diri kalau memang kamu yang pertama dan terakhir,tapi takdir menuliskan lain.Kamu boleh cinta pertamaku,tapi saat itu kamu cintanya orang lain.
            Beberapa detik setelah pikiranku kembali kepadamu,aku melihat senyuman manis itu dan mata indah itu.Kamu.Kamu hadir lagi disini,ditempat yang sama seperti dulu.Rasanya aku kembali ke ruang waktu kita dulu bertemu dan aku jatuh cinta kepadamu.
            “Hai”sapamu jelas dengan senyuman yang selalu membuat aku tenang.
            “Hai,jawabku ringan.
            “Apa kabar?”
            “Baik,kamu?”
            “Sama seperti biasanya.”
            Dia masih sama,semuanya masih sama.Apakah rasa cinta ini harus tumbuh sama seperti dahulu.Lalu tidak lama ada seorang gadis yang datang menghampirimu dengan manis.Dia kekasih cinta pertamaku.Apakah aku harus merasa sakit,sesak,cemburu?Apakah aku harus seperti itu.Tapi semuanya tidak.Aku hanya tersenyum.Tersenyum bahagia.Karena aku tau dia bahagia.Tidak tersirat sedikitpun rasa cemburu itu kepadaku.Karena aku hanya menanggap kamu cinta pertama saja,bukan untuk yang terakhir.
-AP-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar