LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Kamis, 19 September 2013

Kado Terindah dalam sebuah Luka



            Selamat Malam umur baruku,selamat datang kedewasaan.Terima Kasih Tuhan engkau masih memberiku sebuah kebahagiaan dan kehidupan.Pagi yang cerah dengan senyum leluasa,karena ini adalah hari dimana aku akan menjadi seseorang yang paling bahagia.Harusnya,aku sedih karena umurku berkurang dan itu artinya kesempatan hidup di dunia berkurang satu tahun.
            Saat aku berjalan di lorong kampus,mereka menatapku bahagia,memberiku ucapan dan juga doa.Yang mampu aku ucap hanyalah terimakasih dan juga kata “amin”.Pagi ini bertambah bahagia saat ponsel ini menyala dan ternyata ada sebuah pesan ucapan terselip dari seseorang yang pernah bersamaku,seseorang yang terlalu tinggi jika ku sebut kekasih,tapi terlalu rendah jika aku anggap hanya teman biasa.
            Siang itu di kantin kampus,setelah jam dosen yang cukup memusingkan,aku makan bersama teman-temanku.Kami bercanda seperti biasa,yang tidak biasa adalah aku yang membayar semua yang mereka makan,tapi tak apalah,dihitung pahala karena membuat orang lain bahagia.Lalu dari sudut kiri kantin,aku melihat temanku,Kinan datang dengan tergesa-gesa.Dia langsung duduk disebelahku dan membisikkan sesuatu.Ku kira dia ingin mengucapkan selamat ulang tahun atau meminta makan gratis,tapi semua itu salah.Dia membisikkan sebuah luka baru untukku.Seseorang yang beberapa waktu lalu memberiku secuil bahagia,ternyata dia sudah menjadi milik orang lain.Ya,dia menjadi milik seseorang yang membuatnya bertahan dalam sebuah kenyamanan yang berarti.Rasanya memang hancur,lebih hancur lagi.Aku tidak meyangka,ternyata dia memberiku sebuah kado terindah.Kado yang tidak bisa dinilai dengan uang atau apapun.Sebuah hal yang indah,karena kau bahagia tapi merupakan luka yang menyakitkan untukku.Aku hanya bisa mengucapkan selamat dari arah doaku saja,semoga Tuhan selalu memberimu yang terbaik dan terima kasih kado terindah penuh luka ini.
            Aku berusaha tegar di depan teman-teman ku dan juga Kinan.Aku sudah berjanji pada mereka bahwa aku akan memindahkan hatiku yang pernah terisi namanya.Dan aku juga menempati janjiku,bahwa hari ini adalah hari dimana tangisku tak harus jatuh lagi untuk orang yang salah.

-AP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar