LOVE,SAD,SECRET ADMIRE,YOU

Rabu, 11 Juni 2014

Matahari,Payung dan Angin.Aku yang merindukan kamu

Rasanya butuh waktu lebih lama untuk melupakan kenangan kita.Mungkin manusia lain memberiku julukan manusia yang tak tau diri,manusia yang sangat berani merindukan kekasih orang lain.Tapi tak apa,aku disini merasakan,rinduku tumbuh bagaikan sebuah ego dan itu hanya dengan mu.

Kau bagaikan engkau yang berjalan,berteduh dengan sebuah payung yang kau pegang erat dan berjalan di bawah terik matahari.Disitulah rinduku berbaur dengan aku menjadi matahari yang selalu menyinarimu,walaupun di malam hari hanya seberkas cahayaku dan ku wakilkan pada bulan,aku tidak jera untuk selalu menyinarimu,aku menanti sampai payungmu itu berhenti untuk melindungimu.

Kau berjalan terus tanpa henti,seakan payungmu itu kau pegang sangat erat.Apakah itu pertanda aku sangat dilarang untuk merindukan engkau yang bersembunyi di balik payungmu itu?Apakah rindu ini hanya bisa kau tangkis dengan payungmu itu?Sehina itukan sinar rinduku untuk dirimu.Aku hanya meminta sedikit saja kau mampu melihatku atau hanya sekedar merasakan terik rinduku.Apa kau merasa silau akan kerinduanku?Apa kau merasa gerah dengan semua ini?Mungkin saja.

Tapi sadarlah,Tuhan juga menciptakan angin,sayangku.Angin berhembus dan agak menggoyahkan payung yang seberapa eratnya,akan tetap terbang dan terhempas saat angin itu datang.Mungkin,dipikiranmu hembusan angin adalah pelindung untuk mu agar gerahmu terhadap rinduku hilang,tapi apakah kau juga berpikir jika angin itu berhembus kencang,maka payung yang kau pegang erat itu akan terhempas?Dan kau mau tidak mau harus merasakan terik kerinduanku?

seutas cerita yang ku gambarkan dalam Matahari,Payung dan Angin.Untuk kamu yang disana hati ini selalu kembali merindukan kamu,seperti matahari yang esok akan selalu terbit lagi,terulang dan terulang...


-AP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar